10 Juli 2019 petis kambing runting kuliner pati

Petis Kambing Runting

Ini bukan cairan pekat hitam olahan dari rebusan ikan yang mengolesi tahu goreng. Ini bukan “tahu petis” yang sudah dikenal umum. Petis yang satu ini merupakan variasi masakan daging kambing.

Petis kambing merupakan kombinasi daging kambing yang di beri kuah santan. Sekilas rupa makanan ini seperti gule. Kuahnya kuning pekat bersantan. Bedanya dari gule, kuah itu bercampur tepung beras dan rebusan daging yang sudah lebur. Jadi, ada sensasi banyak butiran kenyal hangat yang lumer ketika kuah sudah masuk di mulut.

Ada beberapa potong bagian kambing yang menyembul di kuah, namun kebanyakan gajih atau lemak serta tulang kambing. Umumnya, para penikmat petis kambing menyantapnya dengan sate kambing, tanpa nasi.

Segarnya petis kambing ini tergolong murah, hanya lima belas ribu rupiah per porsi. Maka tak heran jika para pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, hingga para pejabat. Harga Rp. 15.000 itu pun biasanya sudah termasuk paket dengan sate, kikil, telinga, lidah, atau tambahan lainnya.

Makanan petis kambing merupakan makanan tradisional asal Desa Runting, Pati, Jawa Tengah dan saat ini telah berkembang hingga ke beberapa desa disekitarya.

Bumbu untuk membuat petis kambing hampir sama dengan gulai, yaitu cabe, merica , jinten, bawang merah dan bawang putih. Namun ada tambahan bumbu lagi yaitu tepung beras dan gula jawa. Kambingnya juga harus kambing muda, sehingga tidak prengus, atau berbau menyengat. Kenikmatan petis kambing ini karena menggunakan resep kambing muda. (*wikipedia)

Untuk mendapatkan petis runting di warung, cukup berkunjung ke beberapa desa, antara lain Desa Runting, Desa Gadungan (sebelah timur desa Runting), Desa Payang, dan beberapa desa di kecamatan Wedarijaksa.

Sekarang sudah ada beberapa penjual atau warung petis yang berada di pinggiran jalan raya, seperti warung petis di dekat pinggir jalan raya runting dekat dengan SMA/SMK Muhammadiyah Pati.

[gambar : direktoripati.com]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.