12 Oktober 2019 kerajinan limbah kayu pati

Furnitur Artistik dari Limbah Kayu di Pati

Menurut Roni, warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, limbah kayu tidak hanya sekedar sebagai bahan kayu bakar. Limbah-limbah kayu di tangan Roni dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan berupa mebel atau furnitur artistik bernilai jual tinggi.

Roni memang telah puluhan tahun menjalani usaha pembuatan furnitur, namun baru beberapa tahun belakangan ia menggunakan limbah kayu. Sebelumnya, dia menggunakan bahan baku kayu baru untuk membuat meubel. Hanya saja, keberadaan kayu baru semakin sulit diperoleh dan dia semakin sadar akan isu lingkungan, maka Roni beralih menggunakan kayu bekas.

Menurut pengrajin ini, kuncinya adalah kejelian memilih bahan baku bekas tersebut. Jika jeli, hasil furniturnya tidak kalah kualitas dan kekuatanna dengan furnitur berbahan kayu baru.

Sedangkan untuk hasil furniturnya, ternyata semakin banyak peminat manca negara yang tertarik dengan meubel-meubel yang dianggapnya antik.

Tidak hanya berhenti di situ, Roni juga kemudian tergerak untuk mengedukasi warga disekitarnya, bahwa limbah kayu juga bisa digunakan sebagai bahan furnitur bernilai jual tinggi.

[sumber : harianpati.com ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.