17 Oktober 2019 Potensi Cumi Cumi Nelayan Juana

Potensi Cumi Cumi Nelayan Juana

Cumi-cumi merupakan salah satu sumberdaya ikan yang bernilai ekonomis.  Cumi cumi terdiri dari ratusan spesies yang telah diketahui hidup tersebar. Beberapa cumi memiliki nilai komersial dan merupakan salah satu sumberdaya hayati yang penting dalam sektor perikanan laut.

Cumi cumi yang hidup di perairan Indonesia dan teridentifikasi berjumlah sekitar 100 jenis, namun yang memiliki nilai komersial berjumlah sekitar 24 jenis . Salah satu jenis cumi-cumi yang tersebar di seluruh pesisir laut Indonesia dan memilki potensi yang cukup besar. Cumi-cumi dapat mencapai ukuran panjang mantel 36 cm dengan bobot 1.8 kg.
Perairan laut Indonesia yang mempunyai wilayah perairan laut seluas sekitar 5,8 juta km2 memiliki potensi besar untuk menghasilkan cumi-cumi

“Dengan alat seadanya, Nelayan Jawa Tengah bisa menghasilkan antara 2000 sampai 3000 ton cumi-cumi setiap tahun,” kata Sukardi salah seorang pegepul cumi cumi yang telah mengekspor ke beberapa negara.

Menurut Pak T begitu pak sukardi akrab dipanggil, Peralatan yang digunakan nelayan untuk menangkap cumi-cumi, cukup sederhana, hanya pancing dengan kapal yang kecil dan sedang, namun sudah bisa menghasilkan tangkapan yang lumayan.

Hasil tangkapan kebanyakan di jual ke pasar dan sebagian lagi ditampung oleh pembeli cumi-cumi yang umumnya beroperasi di Kabupaten Jepara dan sepanjang pesisir jawa hingga gresik

Menurut Pak T, bila pemerintah memberikan bantuan alat tangkap yang lebih memadai, potensi cumi-cumi Jawa bisa lebih tergarap dan memberi kontribusi yang lebih signifikan di pasar domestik bahkan internasional.

“Tidak perlu khawatir soal pasar karena semua negara di lima benua tercatat sebagai pengonsumsi cumi-cumi,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia memproduksi hampir 50.000 ton cumi-cumi setiap tahun dan negara utama tujuan ekspor cumi-cumi adalah Korea, Hongkong, China, Vietnam, Jepang serta sebagian negara Eropa, Afrika dan Amerika Serikat.
Mudah mudahan potensi cumi-cumi di daerahnya sangat besar namun belum tergarap secara maksimal. Bisa lebih ditingkatkan dengan kebijakan dan kerjasama yang baik antara nelayan dan pemerintah.

Di-tag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.